Penggandaan Uang di Tukar Bantal dan Keramik

Penggandaan Uang di Tukar Bantal dan Keramik

ASLIPOKERV.INFO – Mendapatkan uang instan dari hasil menggandakan uang nampaknya masih saja dipercaya oleh masyarakat. Padahal, jika ingin mendapat uang, seseorang haruslah berusaha dan bekerja keras.

Sampai saat ini, rupanya masih ada masyarakat percaya soal penggandaan uang. Alhasil mereka malah justru mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Namun ternyata, penggandaan uang tersebut hanyalah kedok untuk menipu orang lain. Hati-hati karena banyak penipuan berkedok bisa menggandakan uang.

Berikut kasus penipuan dengan modus bisa menggandakan uang yang berhasil dihimpun:

Uang Ditukar Bantal dan Keramik

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, kasus penipuan dengan modus menggandakan uang antarpulau terjadi di Jember, Jawa Timur, tepatnya di Desa Sumber Jati, Sempolan. AGEN BANDAR KIU

Keempat pelaku ini antara lain Rudy Rahmat Nenggolan warga Sibolga, Sumatra Utara, Andriono warga Ambon, Ahmad Firman dari Jember dan Hadri atau Toni dari Jember.

Dalam kasus ini para pelaku memiliki peran dan tugas yang berbeda-beda, ujar Barung, Rabu, 27 November 2019.

Dia menjelaskan, komplotan tersebut berupaya meyakinkan korbannya dengan mengaku bisa menggandakan uang hingga 10 kali lipat.

Korban yang disasar adalah orang yang tengah terlilit utang. Sebab, orang-orang semacam ini, biasanya cenderung menginginkan jalan pintas.

Tak tanggung-tanggung, korban pun menyetorkan uang sebesar Rp 650 juta. Uang tersebut lalu ditaruh disebuah koper. Namun, para pelaku menukar koper berisi uang itu secara diam-diam dengan merek dan warna yang sama.

Uniknya, di dalam koper milik para pelaku diisi dengan bantal dan keramik. Pelaku pun meminta korban untuk tidak membuka koper sampai waktu yang telah ditentukan. Namun, karena penasaran, korban nekat membuka koper sebelum waktunya. AGEN POKER

Ia pun terkejut, lantaran uangnya yang berjumlah setengah miliar lebih itu sudah berubah menjadi bantal dan keramik.

Jadi seolah-olah mereka bisa menyulap ya seolah-olah menggandakan uang dan ternyata disulap berubah menjadi keramik, kata Pitra.

Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya uang tunai sebesar Rp 82.941.000, 8 handphone, kartu ATM, KTP, minyak gaharu, beberapa pusaka, hingga tas dan koper yang digunakan untuk menggandakan uang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *